@vladfomin75: Лютая жесть, с первой попытки, 😱как называется трюк?😱

Парень в Баффе 🎭
Парень в Баффе 🎭
Open In TikTok:
Region: UA
Monday 14 February 2022 23:11:25 GMT
4458
335
1
1

Music

Download

Comments

_.kir.ya
керич я :
кач больше и норм будет
2022-02-16 09:59:00
0
To see more videos from user @vladfomin75, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Membalas @miekuah281Kapal selam beroperasi berdasarkan prinsip Archimedes dan Hukum Boyle, yang memungkinkan mereka untuk terapung, melayang, dan menyelam di dalam air.  Prinsip Archimedes menjelaskan gaya apung yang dialami benda yang tercelup dalam fluida. Sementara Hukum Boyle berkaitan dengan hubungan tekanan dan volume gas, yang digunakan dalam pengaturan tangki ballast kapal selam.  Prinsip Archimedes: •Benda yang tercelup dalam fluida (seperti air) akan mendapatkan gaya ke atas (gaya apung) yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut.  •Kapal selam memiliki tangki ballast yang dapat diisi atau dikosongkan dengan air.   •Ketika tangki ballast berisi udara, kapal selam akan terapung karena gaya apung lebih besar dari berat kapal.  •Ketika tangki ballast diisi air, berat kapal selam meningkat, dan jika gaya apung lebih kecil dari berat kapal, kapal selam akan tenggelam.  •Dengan mengatur volume air dan udara dalam tangki ballast, kapal selam dapat melayang pada kedalaman tertentu.  Hukum Boyle: •Hukum Boyle menyatakan bahwa volume gas akan berubah secara berbanding terbalik dengan tekanan, asalkan suhu tetap konstan.  •Dalam kapal selam, perubahan volume udara dalam tangki ballast memengaruhi gaya apung dan kemampuan kapal selam untuk naik atau turun.  •Ketika udara dipompa keluar dari  tangki ballast, volume udara berkurang, tekanan meningkat, dan kapal selam akan tenggelam.  Sebaliknya, ketika udara dimasukkan ke dalam tangki ballast, volume udara meningkat, tekanan berkurang, dan kapal selam akan naik.  Operasi Kapal Selam: -Kapal selam memiliki tangki ballast dan katup udara/air untuk mengatur volume air dan udara dalam tangki.  -Untuk menyelam, udara dalam tangki ballast dikeluarkan dan digantikan dengan air, sehingga kapal selam menjadi lebih berat dan tenggelam.  -Untuk naik ke permukaan, air dalam tangki ballast dipompa keluar dan digantikan dengan udara bertekanan, sehingga kapal selam menjadi lebih ringan dan mengapung.  Dengan mengatur volume air dan udara dalam tangki ballast, kapal selam dapat melayang di kedalaman yang diinginkan.  Dengan memahami prinsip Archimedes dan Hukum Boyle, serta bagaimana kapal selam memanfaatkan kedua prinsip ini, kita dapat memahami bagaimana kapal selam dapat beroperasi di bawah permukaan air.  #bebassb #usefulknowledge #fypp#ilmubermanfaat #ilmu
Membalas @miekuah281Kapal selam beroperasi berdasarkan prinsip Archimedes dan Hukum Boyle, yang memungkinkan mereka untuk terapung, melayang, dan menyelam di dalam air. Prinsip Archimedes menjelaskan gaya apung yang dialami benda yang tercelup dalam fluida. Sementara Hukum Boyle berkaitan dengan hubungan tekanan dan volume gas, yang digunakan dalam pengaturan tangki ballast kapal selam. Prinsip Archimedes: •Benda yang tercelup dalam fluida (seperti air) akan mendapatkan gaya ke atas (gaya apung) yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut. •Kapal selam memiliki tangki ballast yang dapat diisi atau dikosongkan dengan air. •Ketika tangki ballast berisi udara, kapal selam akan terapung karena gaya apung lebih besar dari berat kapal. •Ketika tangki ballast diisi air, berat kapal selam meningkat, dan jika gaya apung lebih kecil dari berat kapal, kapal selam akan tenggelam. •Dengan mengatur volume air dan udara dalam tangki ballast, kapal selam dapat melayang pada kedalaman tertentu. Hukum Boyle: •Hukum Boyle menyatakan bahwa volume gas akan berubah secara berbanding terbalik dengan tekanan, asalkan suhu tetap konstan. •Dalam kapal selam, perubahan volume udara dalam tangki ballast memengaruhi gaya apung dan kemampuan kapal selam untuk naik atau turun. •Ketika udara dipompa keluar dari tangki ballast, volume udara berkurang, tekanan meningkat, dan kapal selam akan tenggelam. Sebaliknya, ketika udara dimasukkan ke dalam tangki ballast, volume udara meningkat, tekanan berkurang, dan kapal selam akan naik. Operasi Kapal Selam: -Kapal selam memiliki tangki ballast dan katup udara/air untuk mengatur volume air dan udara dalam tangki. -Untuk menyelam, udara dalam tangki ballast dikeluarkan dan digantikan dengan air, sehingga kapal selam menjadi lebih berat dan tenggelam. -Untuk naik ke permukaan, air dalam tangki ballast dipompa keluar dan digantikan dengan udara bertekanan, sehingga kapal selam menjadi lebih ringan dan mengapung. Dengan mengatur volume air dan udara dalam tangki ballast, kapal selam dapat melayang di kedalaman yang diinginkan. Dengan memahami prinsip Archimedes dan Hukum Boyle, serta bagaimana kapal selam memanfaatkan kedua prinsip ini, kita dapat memahami bagaimana kapal selam dapat beroperasi di bawah permukaan air. #bebassb #usefulknowledge #fypp#ilmubermanfaat #ilmu

About