@havrillahome: Click the link in my bio to shop my walmart storefront #walmartfinds #walmarthaul #summersale #affordablehomedecor

Alli Havrilla
Alli Havrilla
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 11 July 2024 00:27:14 GMT
10198
299
9
16

Music

Download

Comments

katherineryther
Katherine Ryther :
What size is your tree?
2024-07-11 00:40:34
2
forherfirsthome
Michelle | Homebuyer Coach :
the stems are so pretty
2024-07-11 03:46:47
1
havrillahome
Alli Havrilla :
Affordable walmart home finds 😍😍
2024-07-11 00:30:59
1
styledsanctuary8
styledsanctuary :
Love affordable homewear
2025-04-11 08:43:06
0
magzr84
Margarita Reyes :
Hii! Where is the nightstand from?
2024-08-07 14:49:50
0
carolinagirl_75
✨ṭһє ṭяѧṿєʟıṅɢ ɢʏƿṡʏ✨ :
Do you have a link for the bench?
2024-07-21 17:21:40
0
nikkix209
Nikki ♡ :
Such a vibe!! 😍
2024-07-12 17:40:48
0
ecom_coachben
Benjamin David :
Oh friend I am also a store owner like you reaching out to other store owner like me to increase my sales
2024-07-11 01:53:37
0
To see more videos from user @havrillahome, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Sunghoon ia adalah pria yang kamu kenal sejak kecil dan kalian bersahabat. Awalnya agama kalian berbeda namun ketika usia sunghoon menginjak sembilan tahun keluarganya memutuskan untuk memeluk agama islam, ibunya begitu pula dengan ayahnya sudah sangat mengerti tentang agama islam. Tapi sunghoon belum sama sekali mengerti tentang islam karena mungkin sejak ia lahir ia sudah di belajari tentang agama kristen oleh kedua orangtuamu. Kamu yang merupakan satu satunya teman sunghoon berinisiatif mengajak sunghoon untuk sedikit demi sedikit belajar tentang agama islam apalagi ayahmu adalah seorang ustadz dan ibumu seorang ustadzah. “Hoon ayah aku bisa ngajarin kamu loh ayo kerumah aku.” ucapmu Sunghoon tersenyum ia mengangguk dan kamu segera menarik tangannya, kalian berlari bersama menuju rumah mu. Ketika sampai kamu langsung menceritakan tentang sunghoon yang akan memeluk agama islam kepada ayahmu. Setelah menceritakan itu ayahmu mengajak sunghoon untuk masuk kedalam rumah dan menyuruh kamu untuk membuatkan susu hangat. Kamu mengangguk, ayahmu langsung membimbing sunghoon perlahan menunjukkan surat surat pendek kepada sunghoon. “Nak nanti kamu belajar ngaji sama neng y/n ya, om sebentar lagi ada urusan.” ucap ayah Sunghoon mengangguk. “Iya om.” jawabnya Setelah beberapa menit ayahmu mengajarkan sunghoon. Ayahmu langsung menyuruh kamu mengambil iqro dilaci depan tv dan menyuruh kamu membimbing sunghoon mengaji, kamu menyetujui ucapan ayahmu dan langsung membimbing sunghoon membaca iqro. Ayahmu tersenyum dan berpamitan pergi ke masjid. “Ini di bacanya a sama ba.” ucapmu Sunghoon mengikuti ucapan mu dengan teliti. Kedua orangtua sunghoon juga selalu meminta kamu mengajari sunghoon, dan orang tua sunghoon selalu memberikan kamu uang jajan karena kamu dengan senang hati mau mengajari sunghoon tentang islam dengan teliti. Setelah penantian yang cukup panjang. 4 tahun kemudian. Sunghoon akhirnya mualaf ketika umurnya menginjak 13 tahun. Kalian sering mengaji bersama di masjid setiap hari. Sunghoon juga sekarang terlihat lebih pintar tentang tajwid melebihi kamu, Namun kamu tak iri dengannya melainkan takjub dengan kecerdasan sunghoon. Setiap sunghoon ingin pergi jumatan ke masjid ia menyempatkan untuk kerumah mu terlebih dahulu, Menanyakan kamu ingin makanan apa. Karena setiap pulang jumatan sunghoon selalu membelikan kamu makanan dan bukan kamu saja kedua orangtuamu juga selalu di beri makanan oleh sunghoon.  Makin tahun hubungan kalian semakin dekat. Ketika sunghoon merayakan ulang tahunnya yang ke-18 tahun kamu berniat ingin memberikan sunghoon sekota sarung BHS untuknya, dan tentunya sunghoon senang dengan pemberian dari mu itu. Ia menerimanya. “Makasih ya y/n.” ucap sunghoon Kamu tersenyum. “Sama sama.” jawabmu “Kado spesial dari orang spesial.” ucap sunghoon Beberapa hari setelah ulang tahun sunghoon malamnya sunghoon tiba tiba berpamitan dengan mu. Ia menceritakan bahwa ayahnya akan ada urusan di Australia yang ga bisa di tinggalkan, dan sunghoon bersama ibunya harus ikut untuk menemani ayah sunghoon di Australia. Wajahmu murung. Namun sunghoon langsung meyakinkan kamu. Bahwa dia akan pulang lagi, Kamu percaya dengan ucapan sunghoon karena selama ini sunghoon tak pernah mengingkari janjinya kepada mu. Bertahun tahun lamanya. Kamu hidup seperti biasa. Tanpa kehadiran sunghoon, hanya ada teman teman baru di hidupmu saat ini tapi tentunya kamu belum bisa melupakan sunghoon. “Bu sunghoon kapan pulangnya ya?” tanyamu secara tiba tiba Ibu mu tersenyum. “Sabar aja neng.” jawab ibu 19 februari tiba. Ramadhan tahun 2026. Kamu menatap langit-langit dari balik jendela kamarmu. Memandangi bintang bintang, perlahan pintu kamarmu terbuka. “Neng ayu atuh ke masjid sholat tarawih.” ucap ibumu Kamu menoleh. “Iya bu neng wudhu dulu.” ucapmu dan beranjak ke kamar mandi Setelah wudhu akhirnya kamu pergi ke masjid bersama ibumu. Ayahmu? ayah sudah berangkat terlebih dahulu. Lanjut dikomen besok. #sunghoon #pov #enhypenpov
POV : Sunghoon ia adalah pria yang kamu kenal sejak kecil dan kalian bersahabat. Awalnya agama kalian berbeda namun ketika usia sunghoon menginjak sembilan tahun keluarganya memutuskan untuk memeluk agama islam, ibunya begitu pula dengan ayahnya sudah sangat mengerti tentang agama islam. Tapi sunghoon belum sama sekali mengerti tentang islam karena mungkin sejak ia lahir ia sudah di belajari tentang agama kristen oleh kedua orangtuamu. Kamu yang merupakan satu satunya teman sunghoon berinisiatif mengajak sunghoon untuk sedikit demi sedikit belajar tentang agama islam apalagi ayahmu adalah seorang ustadz dan ibumu seorang ustadzah. “Hoon ayah aku bisa ngajarin kamu loh ayo kerumah aku.” ucapmu Sunghoon tersenyum ia mengangguk dan kamu segera menarik tangannya, kalian berlari bersama menuju rumah mu. Ketika sampai kamu langsung menceritakan tentang sunghoon yang akan memeluk agama islam kepada ayahmu. Setelah menceritakan itu ayahmu mengajak sunghoon untuk masuk kedalam rumah dan menyuruh kamu untuk membuatkan susu hangat. Kamu mengangguk, ayahmu langsung membimbing sunghoon perlahan menunjukkan surat surat pendek kepada sunghoon. “Nak nanti kamu belajar ngaji sama neng y/n ya, om sebentar lagi ada urusan.” ucap ayah Sunghoon mengangguk. “Iya om.” jawabnya Setelah beberapa menit ayahmu mengajarkan sunghoon. Ayahmu langsung menyuruh kamu mengambil iqro dilaci depan tv dan menyuruh kamu membimbing sunghoon mengaji, kamu menyetujui ucapan ayahmu dan langsung membimbing sunghoon membaca iqro. Ayahmu tersenyum dan berpamitan pergi ke masjid. “Ini di bacanya a sama ba.” ucapmu Sunghoon mengikuti ucapan mu dengan teliti. Kedua orangtua sunghoon juga selalu meminta kamu mengajari sunghoon, dan orang tua sunghoon selalu memberikan kamu uang jajan karena kamu dengan senang hati mau mengajari sunghoon tentang islam dengan teliti. Setelah penantian yang cukup panjang. 4 tahun kemudian. Sunghoon akhirnya mualaf ketika umurnya menginjak 13 tahun. Kalian sering mengaji bersama di masjid setiap hari. Sunghoon juga sekarang terlihat lebih pintar tentang tajwid melebihi kamu, Namun kamu tak iri dengannya melainkan takjub dengan kecerdasan sunghoon. Setiap sunghoon ingin pergi jumatan ke masjid ia menyempatkan untuk kerumah mu terlebih dahulu, Menanyakan kamu ingin makanan apa. Karena setiap pulang jumatan sunghoon selalu membelikan kamu makanan dan bukan kamu saja kedua orangtuamu juga selalu di beri makanan oleh sunghoon. Makin tahun hubungan kalian semakin dekat. Ketika sunghoon merayakan ulang tahunnya yang ke-18 tahun kamu berniat ingin memberikan sunghoon sekota sarung BHS untuknya, dan tentunya sunghoon senang dengan pemberian dari mu itu. Ia menerimanya. “Makasih ya y/n.” ucap sunghoon Kamu tersenyum. “Sama sama.” jawabmu “Kado spesial dari orang spesial.” ucap sunghoon Beberapa hari setelah ulang tahun sunghoon malamnya sunghoon tiba tiba berpamitan dengan mu. Ia menceritakan bahwa ayahnya akan ada urusan di Australia yang ga bisa di tinggalkan, dan sunghoon bersama ibunya harus ikut untuk menemani ayah sunghoon di Australia. Wajahmu murung. Namun sunghoon langsung meyakinkan kamu. Bahwa dia akan pulang lagi, Kamu percaya dengan ucapan sunghoon karena selama ini sunghoon tak pernah mengingkari janjinya kepada mu. Bertahun tahun lamanya. Kamu hidup seperti biasa. Tanpa kehadiran sunghoon, hanya ada teman teman baru di hidupmu saat ini tapi tentunya kamu belum bisa melupakan sunghoon. “Bu sunghoon kapan pulangnya ya?” tanyamu secara tiba tiba Ibu mu tersenyum. “Sabar aja neng.” jawab ibu 19 februari tiba. Ramadhan tahun 2026. Kamu menatap langit-langit dari balik jendela kamarmu. Memandangi bintang bintang, perlahan pintu kamarmu terbuka. “Neng ayu atuh ke masjid sholat tarawih.” ucap ibumu Kamu menoleh. “Iya bu neng wudhu dulu.” ucapmu dan beranjak ke kamar mandi Setelah wudhu akhirnya kamu pergi ke masjid bersama ibumu. Ayahmu? ayah sudah berangkat terlebih dahulu. Lanjut dikomen besok. #sunghoon #pov #enhypenpov

About