@andrimaryanto: #fyppppppppppppppppppppppp #kelenteng Kelenteng Chandra Nadi merupakan kelenteng tertua di Kota Palembang. Menurut laman resmi Giwang Sumsel, kelenteng yang juga dikenal dengan nama Kelenteng Dewi Kwang Im ini dibangun pada masa Kesultanan Palembang Darussalam dan Kolonial Belanda. Menurut skripsi berjudul Makna Simbolik pada Makanan Sesembahan dalam Tradisi Sembahyang Pemeluk Ajaran Tridharma di Klenteng Chandra Nadi (Soei Goeat Kiong) 10 Ulu Palembang karya Gustyn Ningrum, kelenteng ini sudah ada sejak sekitar 300-400 tahun yang lalu. Tempat ibadah warga Tionghoa ini dibangun karena saat itu, para perantau Tionghoa ke Palembang tidak memiliki tempat singgah dan beribadah. Daya tarik dari kelenteng berusia 285 tahun ini, yaitu dalam jumlah dewa-dewi yang berjumlah 12 di mana salah satunya terdapat makam seorang panglima Islam keturunan Tionghoa bernama Ju Sin Kong atau Apek Tulong.