@serialeshqip.ks: Mos më Braktis – Episodi 814 pjesa 1 E Premte

Seriale Shqip
Seriale Shqip
Open In TikTok:
Region: XK
Thursday 27 November 2025 23:00:32 GMT
8360
320
3
2

Music

Download

Comments

zehavash29
זהבית ששו :
😂😂
2025-11-28 15:49:00
0
denizehdov
kanan :
🥰🥰🥰
2025-11-28 11:34:20
0
lela_leo37
Leo edhe Lela :
🥰
2025-11-28 06:07:53
0
To see more videos from user @serialeshqip.ks, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Masih kuliah semester tiga, tapi sudah jadi dukuh atau kepala dusun. Sito Apri Nurrochim, mahasiswa Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, resmi dilantik sebagai Dukuh Kajor, Kalurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, pada 6 Oktober lalu. Di usia 20 tahun, Sito menjadi dukuh termuda di Sleman. Statusnya yang masih lajang bahkan sering jadi bahan canda ibu-ibu PKK di lingkungannya. “Kadang di pertemuan itu sering dibercandain sama ibu-ibu, mana bu dukuhnya? Ayo, ini segera cari bu dukuh gitu,” kata Sito saat diwawancarai Pandangan Jogja, Minggu (19/10). Ia mengaku ingin menjalankan tanggung jawab barunya dengan penuh kesungguhan. “Ini sebagai rasa tanggung jawab saya sebagai dukuh yang baru. Saya juga minta ke Ibu saya untuk menjadi ketua PKK atau Bu Dukuh-nya,” ujarnya. Di tengah kesibukan kuliah dan bekerja paruh waktu sebagai barista, Sito tetap berjuang memenuhi syarat pencalonan dengan mengumpulkan sedikitnya 15 persen dukungan warga. Meski menjadi calon termuda, ia justru meraih poin tertinggi dan dipercaya memimpin warganya sendiri. “Di studi saya di psikologi ini banyak ilmu yang relevan dengan kebermasyarakatan. Ada pendekatan-pendekatan dengan masyarakat, manajemen orang, dan problem solving. Jadi ilmu ini sangat bermanfaat untuk bekal saya menjadi dukuh,” jelasnya. Sito berharap usianya yang muda bisa menjadi modal untuk berinovasi dan memajukan wilayahnya. “Karena muda itu kita masih bisa berpikir inovatif, kreatif. Banyak potensi di padukuhan kami, dari kebudayaan sampai ekonomi, dan PR kami ke depan adalah mengembangkan potensi itu agar semakin maju,” tuturnya. Aset: Artikel: Pandangan Jogja Video: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi #dukuhsleman #dukuhtermuda #unisa #sleman #pandanganjogja
Masih kuliah semester tiga, tapi sudah jadi dukuh atau kepala dusun. Sito Apri Nurrochim, mahasiswa Psikologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, resmi dilantik sebagai Dukuh Kajor, Kalurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, pada 6 Oktober lalu. Di usia 20 tahun, Sito menjadi dukuh termuda di Sleman. Statusnya yang masih lajang bahkan sering jadi bahan canda ibu-ibu PKK di lingkungannya. “Kadang di pertemuan itu sering dibercandain sama ibu-ibu, mana bu dukuhnya? Ayo, ini segera cari bu dukuh gitu,” kata Sito saat diwawancarai Pandangan Jogja, Minggu (19/10). Ia mengaku ingin menjalankan tanggung jawab barunya dengan penuh kesungguhan. “Ini sebagai rasa tanggung jawab saya sebagai dukuh yang baru. Saya juga minta ke Ibu saya untuk menjadi ketua PKK atau Bu Dukuh-nya,” ujarnya. Di tengah kesibukan kuliah dan bekerja paruh waktu sebagai barista, Sito tetap berjuang memenuhi syarat pencalonan dengan mengumpulkan sedikitnya 15 persen dukungan warga. Meski menjadi calon termuda, ia justru meraih poin tertinggi dan dipercaya memimpin warganya sendiri. “Di studi saya di psikologi ini banyak ilmu yang relevan dengan kebermasyarakatan. Ada pendekatan-pendekatan dengan masyarakat, manajemen orang, dan problem solving. Jadi ilmu ini sangat bermanfaat untuk bekal saya menjadi dukuh,” jelasnya. Sito berharap usianya yang muda bisa menjadi modal untuk berinovasi dan memajukan wilayahnya. “Karena muda itu kita masih bisa berpikir inovatif, kreatif. Banyak potensi di padukuhan kami, dari kebudayaan sampai ekonomi, dan PR kami ke depan adalah mengembangkan potensi itu agar semakin maju,” tuturnya. Aset: Artikel: Pandangan Jogja Video: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi #dukuhsleman #dukuhtermuda #unisa #sleman #pandanganjogja

About