@avidadetrader: #ayrtonbrito #clipfyleague #ayrtonclipfy #Lifestyle @ayrtonbrito_ @Clipfy League

avidadetrader
avidadetrader
Open In TikTok:
Region: BR
Friday 28 November 2025 19:49:07 GMT
378
38
1
1

Music

Download

Comments

paps11h
. :
lock in 🔥🔥
2025-11-28 19:59:50
0
To see more videos from user @avidadetrader, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penjelasan 👇 - Situasi kawasan kembali memanas setelah militer China merilis video propaganda bernada ancaman, menyatakan bahwa mereka siap menghadapi perang kapan pun. Publikasi tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Jepang. Menurut laporan The Telegraph, video berjudul “Jika Perang Pecah Hari Ini, Inilah Jawabanku” itu diproduksi oleh Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat—unit yang mengendalikan seluruh sistem rudal China. Tayangan tersebut menampilkan rangkaian visual dramatis mulai dari jet tempur, kapal perang, hingga peluncuran rudal. Rilis video ini hanya berselang dua minggu setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan bahwa serangan China terhadap Taiwan dapat memicu respons militer Jepang. Pernyataan Takaichi memantik reaksi keras dari Beijing. Seorang diplomat China bahkan menyinggung bahwa Takaichi “layak dipenggal,” komentar ekstrem yang kemudian memicu krisis diplomatik terburuk antara kedua negara dalam lebih dari satu dekade. China berulang kali menuntut Takaichi menarik ucapannya, namun ia menolak mundur. Sosok yang kerap mengagumi Margaret Thatcher itu menegaskan tidak akan bergeser satu langkah pun. Pekan lalu, Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, kembali menegaskan bahwa Jepang tetap melanjutkan rencana penempatan rudal di Pulau Yonaguni—langkah yang disebut sebagai upaya “mengurangi kemungkinan serangan bersenjata.” Yonaguni sendiri merupakan titik terdekat Jepang dengan Taiwan, hanya berjarak sekitar 108 kilometer. Kyodo News melaporkan bahwa Jepang berencana menempatkan unit bersenjata rudal permukaan-ke-udara Type-03, yang mampu menjatuhkan pesawat maupun rudal balistik. Di sisi lain, China menuduh langkah tersebut sebagai upaya memperkeruh keamanan regional dan memicu konfrontasi militer. Source: The Telegraph, The Sun, Kontan#china #vs #jepang #viral #fypage
Penjelasan 👇 - Situasi kawasan kembali memanas setelah militer China merilis video propaganda bernada ancaman, menyatakan bahwa mereka siap menghadapi perang kapan pun. Publikasi tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara China dan Jepang. Menurut laporan The Telegraph, video berjudul “Jika Perang Pecah Hari Ini, Inilah Jawabanku” itu diproduksi oleh Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat—unit yang mengendalikan seluruh sistem rudal China. Tayangan tersebut menampilkan rangkaian visual dramatis mulai dari jet tempur, kapal perang, hingga peluncuran rudal. Rilis video ini hanya berselang dua minggu setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan bahwa serangan China terhadap Taiwan dapat memicu respons militer Jepang. Pernyataan Takaichi memantik reaksi keras dari Beijing. Seorang diplomat China bahkan menyinggung bahwa Takaichi “layak dipenggal,” komentar ekstrem yang kemudian memicu krisis diplomatik terburuk antara kedua negara dalam lebih dari satu dekade. China berulang kali menuntut Takaichi menarik ucapannya, namun ia menolak mundur. Sosok yang kerap mengagumi Margaret Thatcher itu menegaskan tidak akan bergeser satu langkah pun. Pekan lalu, Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, kembali menegaskan bahwa Jepang tetap melanjutkan rencana penempatan rudal di Pulau Yonaguni—langkah yang disebut sebagai upaya “mengurangi kemungkinan serangan bersenjata.” Yonaguni sendiri merupakan titik terdekat Jepang dengan Taiwan, hanya berjarak sekitar 108 kilometer. Kyodo News melaporkan bahwa Jepang berencana menempatkan unit bersenjata rudal permukaan-ke-udara Type-03, yang mampu menjatuhkan pesawat maupun rudal balistik. Di sisi lain, China menuduh langkah tersebut sebagai upaya memperkeruh keamanan regional dan memicu konfrontasi militer. Source: The Telegraph, The Sun, Kontan#china #vs #jepang #viral #fypage

About