@fabianavieira.a: #gratidao #africa

Fabiana Vieira
Fabiana Vieira
Open In TikTok:
Region: AO
Tuesday 19 December 2023 14:47:33 GMT
10806
739
11
16

Music

Download

Comments

dudacoelho456
dudacoellho :
eita meu Jesus Cristo amado....tem muitas pessoas aqui na terra teus filhos Senhor....obrigada 🥰🥰
2024-06-18 22:53:25
1
evandropova6
evandropova6 :
😂😂😂😂😂
2023-12-19 15:45:09
0
nikpaquete
Osvaldina paquete :
Que o nosso Jesus todo poderoso abençoe muito você 🥰
2023-12-20 11:58:44
0
kskdkddndkdkd
kskdkddndkdkd :
misericórdia
2023-12-23 15:47:06
0
elizaide.santana
Elizaide Santana :
tadinha Deus abençoê
2024-01-16 01:27:07
0
vandaribeiro186
vandaribeiro186 :
DEUS seja louvado DEUS é FIEL
2024-02-29 15:42:36
0
carolinagomes142009
carolinagomes142009 :
boosting
2024-07-01 14:29:32
0
snti.309
santii/.!? :
❤️❤️❤️❤️❤️
2024-07-01 14:37:56
0
herlandiamoura1
Herlandia Moura :
glórias ah Jesus 🙌
2024-07-25 22:33:09
0
luseruavogrei9x
Liliane :
O senhor, proteja e abençoe as famílias dessa nação.
2024-08-08 11:36:27
0
user26868158504048
bonequinha daisson :
amem
2024-09-16 11:00:59
0
To see more videos from user @fabianavieira.a, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Suasana tiba-tiba pecah menjadi keributan massal di tengah pemukiman warga ketika sejumlah orang diduga mencoba melakukan aksi penjebakan kasus narkoba. Ketegangan memuncak saat warga, yang didominasi oleh emosi kaum ibu, berteriak histeris melarang siapa pun menyentuh area sekitar tempat kejadian agar barang bukti tidak dimanipulasi. Teriakan saling bersahutan memecah jalanan saat warga berusaha merekam wajah-wajah yang terlibat, sementara beberapa pria yang dicurigai sebagai oknum informan langsung mengambil langkah seribu dan melarikan diri dari kepungan massa yang mulai beringas. Inti dari kericuhan ini adalah temuan paket narkoba jenis sabu-sabu yang diklaim warga sengaja dijatuhkan di dekat ban sepeda motor untuk menjebak mereka. Korban yang histeris menjelaskan bahwa mereka awalnya hanya berhenti secara baik-baik untuk sebuah urusan kecil, namun tiba-tiba didatangi dan dituduh sebagai pemilik barang haram tersebut. Warga yang menyadari modus ini langsung meneriaki para pelaku sebagai penipu, pecundang, dan mengecam tindakan kotor yang mencoba mengambinghitamkan masyarakat tak bersalah. Rasa frustrasi warga semakin membuncah karena tindakan penjebakan seperti ini dinilai sudah sering terjadi dan menyasar banyak orang di wilayah mereka. Dengan penuh keberanian dan nada menantang, kaum ibu di garis depan mendesak pihak berwenang untuk melakukan tes urin secara transparan demi membuktikan bahwa anak-anak mereka bersih dan bukan pemakai. Sorakan penuh kekecewaan, tepuk tangan sarkas, dan cemoohan terus menggema dari kerumunan massa yang menolak untuk diintimidasi. Konfrontasi mencapai puncaknya ketika salah satu pria yang tertangkap basah mencoba membela diri dengan berbagai alasan, termasuk membawa-bawa statusnya sebagai seorang atlet. Alasan tersebut justru memicu gelombang amarah dan tawa ejekan dari warga yang membalas bahwa status profesi sama sekali tidak menjamin seseorang bersih dari tindakan kriminal atau penyalahgunaan narkoba. Pada akhirnya, situasi ini memperlihatkan perlawanan sengit masyarakat secara kolektif yang kompak menolak tunduk pada skenario jebakan hukum yang tidak adil. #beritaterkini #simalungun #siantar #media #narkoboy
Suasana tiba-tiba pecah menjadi keributan massal di tengah pemukiman warga ketika sejumlah orang diduga mencoba melakukan aksi penjebakan kasus narkoba. Ketegangan memuncak saat warga, yang didominasi oleh emosi kaum ibu, berteriak histeris melarang siapa pun menyentuh area sekitar tempat kejadian agar barang bukti tidak dimanipulasi. Teriakan saling bersahutan memecah jalanan saat warga berusaha merekam wajah-wajah yang terlibat, sementara beberapa pria yang dicurigai sebagai oknum informan langsung mengambil langkah seribu dan melarikan diri dari kepungan massa yang mulai beringas. Inti dari kericuhan ini adalah temuan paket narkoba jenis sabu-sabu yang diklaim warga sengaja dijatuhkan di dekat ban sepeda motor untuk menjebak mereka. Korban yang histeris menjelaskan bahwa mereka awalnya hanya berhenti secara baik-baik untuk sebuah urusan kecil, namun tiba-tiba didatangi dan dituduh sebagai pemilik barang haram tersebut. Warga yang menyadari modus ini langsung meneriaki para pelaku sebagai penipu, pecundang, dan mengecam tindakan kotor yang mencoba mengambinghitamkan masyarakat tak bersalah. Rasa frustrasi warga semakin membuncah karena tindakan penjebakan seperti ini dinilai sudah sering terjadi dan menyasar banyak orang di wilayah mereka. Dengan penuh keberanian dan nada menantang, kaum ibu di garis depan mendesak pihak berwenang untuk melakukan tes urin secara transparan demi membuktikan bahwa anak-anak mereka bersih dan bukan pemakai. Sorakan penuh kekecewaan, tepuk tangan sarkas, dan cemoohan terus menggema dari kerumunan massa yang menolak untuk diintimidasi. Konfrontasi mencapai puncaknya ketika salah satu pria yang tertangkap basah mencoba membela diri dengan berbagai alasan, termasuk membawa-bawa statusnya sebagai seorang atlet. Alasan tersebut justru memicu gelombang amarah dan tawa ejekan dari warga yang membalas bahwa status profesi sama sekali tidak menjamin seseorang bersih dari tindakan kriminal atau penyalahgunaan narkoba. Pada akhirnya, situasi ini memperlihatkan perlawanan sengit masyarakat secara kolektif yang kompak menolak tunduk pada skenario jebakan hukum yang tidak adil. #beritaterkini #simalungun #siantar #media #narkoboy

About