Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@thichhiso: Hắn ta uống say =)) #isosage #Valorant #foryou #fyp #viral
✦.Nynn!
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 21 October 2025 06:55:26 GMT
9088
382
15
18
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
vị thần xa lộ :
sóp ơi em re.
2025-10-21 11:57:32
1
rodpqkdi :
Anh thực sự yêu em, Iso x Seiji
2025-10-22 23:50:39
1
AppleMeoMeo :
chắc chắn shop đang ủ phần sau ở đâu đó nhưng t không chứng minh được
2025-10-21 11:27:59
5
Bin lùn :
nét càng ngày càng nuwng
2025-10-21 09:06:40
1
um :
phần sau đâu shop
2025-10-25 00:51:46
0
✢₊𝐇𝐚𝐧𝐳._.𝐒𝐮𝐳𝐮𝐤𝐢₊✧ :
canon di mà shop😭
2025-10-22 15:00:07
1
tinabeiu ྀིྀི :
nhìn ra luôn
2025-10-21 09:00:57
0
KRACO :
uống say r thì phải viện cớ để lm s ạ?😂🤡💀
2025-10-22 04:08:42
1
rodpqkdi :
극락그자채인대
2025-10-22 23:48:19
1
rodpqkdi :
🥰🥰🥰🥰🥰
2025-10-22 23:46:15
0
To see more videos from user @thichhiso, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
расчески для слабых
JAKARTA | Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Peduli USU (KAMPPUS) menggelar konferensi pers di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (17/11/2025). Mereka menuding proses Pemilihan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031 sarat kejanggalan dan manipulasi, setelah Majelis Wali Amanat (MWA) USU disebut memaksakan rapat pleno di Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jakarta. “Lokasinya jauh dari otoritas dan terkesan sebagai upaya sinkronisasi isu. Pola ini memperkuat dugaan langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan kepentingan Muryanto Amin, calon petahana yang tengah membayangkan persoalan serius seperti dugaan plagiarisme yang telah diperiksa Inspektorat, dugaan kelebihan pembayaran UKT dan remunerasi, kejanggalan proses penjaringan rektor pada 25 September 2025, hingga statusnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumut yang sedang disidangkan di PN Medan,” ujar Korlap,” ujar Korlap. KAMPPUS, Wahyudi, saat berorasi di depan Gedung KPK. Dari atas komando mobil, Wahyudi mengatakan pemilihan rektor yang tetap digelar sebelum hasil audit Inspektorat diumumkan, merupakan tanda kuat bahwa proses tersebut diarahkan untuk meloloskan tokoh yang tengah berada dalam pembatasan masalah integritas dan hukum. “Kekacauan tata kelola ini menunjukkan bagaimana MWA USU berada di bawah kendali kepentingan politik, telah mengabaikan Statuta USU yang mewajibkan akuntabilitas, keterbukaan, demokratis, dan partisipatif,” tegasnya. Sebelumnya, massa KAMPPUS juga berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Mereka menilai proses pemilihan jadwal rektor sarat pemaksaan, pemilihan lokasi rapat yang tertutup, serta adanya larangan bagi Sekretaris MWA membuka surat Menteri. Menurut KAMPPUS, sikap MWA yang mengabaikan penolakan resmi calon rektor dan hasil pemeriksaan Inspektorat merupakan bentuk pembangkangan terbuka terhadap hukum dan etika publik. “Wajar jika publik menilai bahwa USU telah ditarik masuk ke ruang gelap yang dikendalikan oleh segelintir elit, agar Muryanto Amin tetap mempertahankan kursi rektor, meski kepemimpinannya tengah menuduh terkait dugaan pelanggaran integritas akademik dan maladministrasi keuangan. Oleh karena itu, pemilihan rektor pada 18 November 2025 adalah cacat prosedur, cacat moral, dan cacat integritas,” kata Wahyudi. KAMPPUS menuntut MWA menghentikan seluruh proses pemilihan rektor, membuka laporan lengkap Inspektorat, mempublikasikan dokumen dugaan plagiarisme, serta mengungkap seluruh temuan terkait tata kelola keuangan selama masa kepemimpinan Muryanto Amin. “USU bukan milik satu orang, bukan milik jaringan kepentingan, dan bukan milik pejabat yang sedang dililit dugaan pelanggaran hukum. Kami meminta KPK memanggil paksa, memeriksa, dan menjalankan proses hukum terhadap Muryanto Amin terkait dugaan tindak pidana serta mengaudit proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara,” ujarnya. Wahyudi juga mendesak KPK mengusut dugaan pelanggaran pengelolaan aset USU berupa kebun sawit Tabuyung, Mandailing Natal, seluas 10.000 hektare yang diduga melibatkan Muryanto Amin. Mereka menuntut pengembalian aset tersebut maupun aset lain milik USU. “Panggil, periksa, dan jalankan prosedur hukum terhadap semua pihak yang terkait dengan Muryanto Amin. Kami mendukung KPK menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan USU dan menolak segala bentuk penyelewengan serta perilaku koruptif di mimbar akademik,” seru para demonstran. #usu #rektor #kpk #mahasiswa #korupsi @kpk_ri
#ماشاءالله_تبارك_الله #bmw #e39 #faro #qasab
Bagian 1 | makin seru kalo lawannya 🤖🐰🐯🐶 kumpulan org cerdas #jaehyuk #junkyu #bangyedam #mashiho #lewatberanda
They’ll quote Harvard when it’s convenient #ThisIsAmerica #usa #america #fyp #foryoupage
About
Robot
Legal
Privacy Policy