@kharisma.noviana89:

kharisma noviana
kharisma noviana
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 26 November 2025 04:27:01 GMT
57803
1190
32
423

Music

Download

Comments

user51321992341507
oct 87 .m :
terlalu sering dikhianati dan tak pernah dianggap 🥺🥺
2025-11-27 05:26:33
4
yulia88_58
Yulia :
skrg yg yg aku rasakan😢
2025-11-28 10:21:16
2
hasbyhasby4
LIA :
aku ngerasain sekarang sakit bngt
2025-11-29 23:55:25
0
user5630810361146
ersya :
terlalu sering tak d anggap😢😢
2025-11-30 01:30:31
0
nurul.nurul0730
Nurul Nurul :
betul kaka.
2025-11-27 05:15:08
1
aghezzsparta
𝐀𝖌ꫝǝǝz ♒ :
ternyata ikhlas menjauh itu sungguh nikmat luar biasa...tapi TDK dgn trauma nya...
2025-11-28 23:26:51
1
user1727712660502
user1727712660502 :
ia itu adalah aqu sdah GK peduli ada suami di depan mata juga
2025-11-27 04:11:54
1
nengnarti124
neng11 :
betul banget,karena terlalu sering di khianati dan terlalu sering di abaikan
2025-11-29 04:28:57
1
sri.yuliana605
Sri Yuliana :
😌😌😌,,itu q
2025-11-28 14:06:39
1
miamzh
miamzh :
siip👍
2025-11-28 02:55:53
1
detinurhalimah980tiktok3
Deti Nurhalimah980 :
betul
2025-11-29 06:45:11
0
timo_kucingaku
bundanya akum :
aku
2025-11-28 13:56:13
1
azkazfar.moms
azkazfar moms :
fase aq saat ini..
2025-11-29 07:19:39
1
yuliantisyarif05
Yulianti syarif :
yg kuat istri2 hebat, kita menjalani untuk mendapatkan ridho sang ilahi. tdk ush dicintai cukup dihormati saja
2025-11-28 14:17:07
1
siti.julaeha410
Siti Julaeha :
in yg ak lakukn hl kecil besar ak ngk pernh cerita soal ank semuanya ak selesaikn sendri ,
2025-11-29 06:14:21
0
ira48402
Ira :
betul kk
2025-11-27 07:17:33
2
queenzha920
queensha zea :
sudah terlanjur mati rasa. dan udh terlambat.
2025-11-28 11:00:09
1
muhamat.niko.albiansah
bidadari surga :
bner bgt kk skrg gak mau tau ursannya suami aplgi ngemis mslh nfkh biar rzknya sret sendri🤲🤲🤲ya Alloh🤲🤲🤲 kunfayakun🤲🤲🤲
2025-11-27 11:14:34
1
saya.aja92
saya aja :
betul sekali bun 💪🏻
2025-11-27 07:47:46
1
airinafiesah
na :
😭😭😭
2025-11-29 05:04:27
1
bilkisbilkis287
Amar 282 :
🥺😭😭
2025-11-29 06:14:43
0
susanti.susanti6148
Susanti Susanti :
😭😭😭
2025-11-29 02:14:08
0
anihernilawati
giri :
😭😭
2025-11-29 02:00:08
0
ayna003a
Nur Ayna 003 :
gimana caranya supaya bisa mati rasa
2025-11-28 05:38:57
1
user9949727175466
4n99re :
yang akan aku lakukan saat ini
2025-11-29 10:09:26
0
To see more videos from user @kharisma.noviana89, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jakarta - TNI Angkatan Laut mengambil langkah cepat dengan mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membawa bantuan kemanusiaan dan tim medis ke lokasi bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kapal perang TNI AL yang dikerahkan diantaranya KRI dr. Soeharso-990 (SHS) dari Jakarta menuju Langsa, KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK) dari Jakarta menuju Lhokseumawe, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW) dari Surabaya menuju Sibolga, KRI Semarang-594 (SMR) dari Jakarta menuju Nias, dan KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA) telah berada di wilayah Belawan bergerak menuju Langsa. Seluruhnya bergerak pada 30 November ini menuju lokasi terdampak bencana alam.   TNI AL memfokuskan pengerahan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang akan membawa tim medis dan fasilitas kesehatan lengkap. KRI dr. Soeharso-990 mengangkut 9 personel Departemen Kesehatan KRI, ditambah 80 personel dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu set Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) lengkap dengan tenda, velbed, dan ambulans. KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, membawa 11 personel medis KRI dan berbagai peralatan kesehatan, termasuk ambulans dan tabung oksigen dalam jumlah besar. Bahan kontak (logistik) yang akan dimuat di semua KRI mencakup Bahan Makanan, Minuman, Obat-obatan, Pakaian, dan Tabung Oksigen. Proses embarkasi logistik dikoordinir oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III. Selain logistik, operasi ini melibatkan personel khusus penyelamat dan helikopter. Tim Penyelamat terdiri dari Gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk membantu pencarian dan evakuasi di lokasi bencana. Lima helikopter TNI AL akan dionboardkan ke KRI unsur TNI AL yang dikerahkan untuk mendukung misi pengintaian udara, evakuasi, dan pengiriman bantuan cepat. TNI AL juga telah mengantisipasi pengerahan pasukan tambahan ke lokasi bencana dengan mengerahkan personel dan material dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di masing-masing Kodaeral. Penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran bahwa kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terlebih saat kondisi kedaruratan bencana alam. Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Jakarta - TNI Angkatan Laut mengambil langkah cepat dengan mengerahkan sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membawa bantuan kemanusiaan dan tim medis ke lokasi bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kapal perang TNI AL yang dikerahkan diantaranya KRI dr. Soeharso-990 (SHS) dari Jakarta menuju Langsa, KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK) dari Jakarta menuju Lhokseumawe, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW) dari Surabaya menuju Sibolga, KRI Semarang-594 (SMR) dari Jakarta menuju Nias, dan KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA) telah berada di wilayah Belawan bergerak menuju Langsa. Seluruhnya bergerak pada 30 November ini menuju lokasi terdampak bencana alam. TNI AL memfokuskan pengerahan Kapal Rumah Sakit, yakni KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang akan membawa tim medis dan fasilitas kesehatan lengkap. KRI dr. Soeharso-990 mengangkut 9 personel Departemen Kesehatan KRI, ditambah 80 personel dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu set Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) lengkap dengan tenda, velbed, dan ambulans. KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, membawa 11 personel medis KRI dan berbagai peralatan kesehatan, termasuk ambulans dan tabung oksigen dalam jumlah besar. Bahan kontak (logistik) yang akan dimuat di semua KRI mencakup Bahan Makanan, Minuman, Obat-obatan, Pakaian, dan Tabung Oksigen. Proses embarkasi logistik dikoordinir oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III. Selain logistik, operasi ini melibatkan personel khusus penyelamat dan helikopter. Tim Penyelamat terdiri dari Gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk membantu pencarian dan evakuasi di lokasi bencana. Lima helikopter TNI AL akan dionboardkan ke KRI unsur TNI AL yang dikerahkan untuk mendukung misi pengintaian udara, evakuasi, dan pengiriman bantuan cepat. TNI AL juga telah mengantisipasi pengerahan pasukan tambahan ke lokasi bencana dengan mengerahkan personel dan material dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di masing-masing Kodaeral. Penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran bahwa kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, terlebih saat kondisi kedaruratan bencana alam. Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

About