@sppg.sucenjurutengah: Kegiatan Observasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Sucen Jurutengah Purworejo untuk Mendukung SDG 2: Zero Hunger Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga, Universitas Negeri Yogyakarta, melaksanakan observasi Program MBG di Purworejo pada 25 November 2025 sebagai bagian dari Project-Based Learning dan kontribusi UNY terhadap SDG 2: Zero Hunger. Program MBG merupakan inisiatif pemerintah yang menyediakan makanan bergizi bagi siswa secara rutin. Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendokumentasikan proses penyediaan dan pembagian makanan serta menilai komposisi menu berdasarkan pedoman gizi seimbang. Mahasiswa juga mewawancarai ahli gizi pendamping. Menurut penjelasan beliau, menu MBG disusun sesuai kebutuhan energi harian anak sekolah untuk mendukung pertumbuhan dan konsentrasi belajar, sekaligus memperkuat akses terhadap makanan bergizi. Kegiatan ini memperlihatkan peran aktif UNY dalam edukasi gizi dan memberi mahasiswa pengalaman langsung terkait implementasi program pangan bergizi di sekolah. #fyp #indonesiaemas2045 #badangizinasional #Mbg

SPPG SUCENJURUTENGAH
SPPG SUCENJURUTENGAH
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 27 November 2025 02:10:18 GMT
2595
52
2
15

Music

Download

Comments

botolyakult_227
BoToL Yakult :
aku gk berangkat
2025-11-27 02:30:31
0
saksakee00
atun emha :
teruslah berproses....sukses slalu...
2025-11-27 12:03:11
0
To see more videos from user @sppg.sucenjurutengah, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-7 Masehi melalui jalur perdagangan. Namun, yang membedakan penyebaran Islam di wilayah ini adalah metode damai yang digunakan oleh para penyebar agama. Sebagai awalnya, para pedagang Muslim dari Arab, Persia, dan India datang ke pelabuhan-pelabuhan besar di Nusantara, seperti Aceh, Malaka, dan Gresik. Mereka bukan hanya membawa barang dagangan, tetapi juga ajaran Islam. Mereka menunjukkan akhlak yang mulia, seperti kejujuran, ketulusan, dan keramahan yang membuat masyarakat lokal tertarik. Ini menjadi salah satu alasan mengapa Islam diterima dengan baik oleh masyarakat setempat. Selain itu, peran para Wali Songo sangat penting dalam proses penyebaran Islam di Jawa dan sekitarnya. Mereka menggunakan cara yang sangat bijaksana dengan memanfaatkan budaya dan tradisi lokal. Misalnya, mereka mengadaptasi seni wayang, lagu-lagu tradisional, serta upacara lokal yang dikenal oleh masyarakat, untuk menyampaikan pesan-pesan Islam. Mereka menyampaikan ajaran Islam tanpa memaksakan, tetapi dengan pendekatan yang menghormati budaya setempat. Hal ini menjadikan Islam berkembang secara damai dan tidak memicu konflik. Dengan cara yang damai dan penuh kebijaksanaan ini, Islam akhirnya diterima secara luas dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Nusantara hingga saat ini. Penyebaran Islam di Nusantara adalah contoh bagaimana ajaran agama dapat berkembang melalui pendekatan yang menghargai nilai-nilai budaya lokal dan mengutamakan perdamaian. #sejarahislam #nusantara #waliSongo #perdamaiansosial #cintaDamai #Islamberkembang
Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-7 Masehi melalui jalur perdagangan. Namun, yang membedakan penyebaran Islam di wilayah ini adalah metode damai yang digunakan oleh para penyebar agama. Sebagai awalnya, para pedagang Muslim dari Arab, Persia, dan India datang ke pelabuhan-pelabuhan besar di Nusantara, seperti Aceh, Malaka, dan Gresik. Mereka bukan hanya membawa barang dagangan, tetapi juga ajaran Islam. Mereka menunjukkan akhlak yang mulia, seperti kejujuran, ketulusan, dan keramahan yang membuat masyarakat lokal tertarik. Ini menjadi salah satu alasan mengapa Islam diterima dengan baik oleh masyarakat setempat. Selain itu, peran para Wali Songo sangat penting dalam proses penyebaran Islam di Jawa dan sekitarnya. Mereka menggunakan cara yang sangat bijaksana dengan memanfaatkan budaya dan tradisi lokal. Misalnya, mereka mengadaptasi seni wayang, lagu-lagu tradisional, serta upacara lokal yang dikenal oleh masyarakat, untuk menyampaikan pesan-pesan Islam. Mereka menyampaikan ajaran Islam tanpa memaksakan, tetapi dengan pendekatan yang menghormati budaya setempat. Hal ini menjadikan Islam berkembang secara damai dan tidak memicu konflik. Dengan cara yang damai dan penuh kebijaksanaan ini, Islam akhirnya diterima secara luas dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Nusantara hingga saat ini. Penyebaran Islam di Nusantara adalah contoh bagaimana ajaran agama dapat berkembang melalui pendekatan yang menghargai nilai-nilai budaya lokal dan mengutamakan perdamaian. #sejarahislam #nusantara #waliSongo #perdamaiansosial #cintaDamai #Islamberkembang

About